6 Jenis Genteng Ini Bisa Jadi Pilihan untuk rumah anda

Memilih jenis genteng terbaik bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya, tiap genteng memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk itulah, kamu harus bisa memilih genteng mana yang sesuai dengan kebutuhan. Pasalnya, beberapa varian genteng menawarkan ketahanan yang sangat lama. Tetapi, varian lain memiliki keunggulan tampilan yang menarik namun umurnya relatif lebih singkat. Untuk itulah kamu harus mengetahui genting seperti apa yang benar-benar dibutuhkan rumah.

Apa saja sih jenis – jenis genteng yang sesuai dengan rumah kamu, yuk lihat sebagai berikut:

Genteng Tanah liat

Genteng clay atau tanah liat adalah jenis genteng yang umum digunakan di Indonesia. Dulu, bentuk dan warna genteng tanah liat sangat terbatas sehingga memberikan kesan kuno dan membosankan. Namun, kini genteng tanah liat diproduksi dengan berbagai model dan warna yang modern. Jadi, jangan khawatir, karena pilihan jenis genteng ini akan tetap cocok untuk rumah minimalis Anda.

Harga genteng tanah liat umumnya lebih murah dibanding jenis genteng yang lain. Meski murah, genteng ini sangat bisa diandalkan, karena bisa bertahan hingga ratusan tahun. Bobotnya juga tak berat, lebih kuat, dan tahan api. Sayangnya, ketahanan dan kecantikan eksterior jenis genteng ini masih bergantung terhadap cara pemasangannya. Kalau memasangnya tidak benar, genteng ini mudah bocor dan warnanya mudah memudar. Pemasangannya harus dilakukan pada atap yang miring dengan menerapkan sistem saling mengikat dan mengunci (inter-locking).

Kelebihan:

  • Harganya ekonomis.
  • Berbobot ringan.
  • Bahannya yang cukup kuat untuk diinjak memudahkan proses membetulkan genteng bocor.

Kekurangan:

  • Memerlukan ketelitian lebih ketika dipasang agar tidak bocor.
  • Rentan terhadap lumut dan jamur sehingga harus dilapisi cat atau glasur.
  • Pemasangan pola zig-zag sistem sambungan inlock cukup merepotkan.

Genteng Asbes

Penggunaan genteng asbes pada zaman sekarang memang sudah dikurangi. Memang harga lebih murah, pemasangan mudah dan bahan yang ringan membuatnya jadi daya tarik.

Asbes terbuat dari 6 gabungan mineral silikat alam, salah satu genteng terbaik ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang tidak dimiliki genting lain, serat yang mudah terlepas jika sudah lama terekspos perubahan cuaca. Bahkan, diketahui bahannya pun akan membahayakan Anda. Kami menyarankan untuk menggunakan asbes sebagai bahan genteng sementara sebelum mendapat jenis yang tepat.

Kelebihan:

  • Harganya relatif murah.
  • Mudah dipasang.
  • Tidak memerlukan banyak kayu reng.

Kekurangan:

Sayangnya, penggunaan genteng asbes ternyata bisa mengancam kesehatan menurut ahli kesehatan. Pasalnya, serat asbes dalam bentuk partikel yang mudah terlepas bisa terhirup oleh manusia. Hal ini bisa menyebabkan kanker paru-paru.

Genteng Kaca

Genteng kaca ini tentu tak bisa dipasang di seluruh permukaan atap, karena hawa panasnya di siang hari bisa membuat penghuni tak nyaman. Anda bisa menyelipkan jenis genteng ini di beberapa tempat yang mungkin tak bisa dipasang jendela sehingga ruangan tetap bisa mendapat cahaya matahari.

Anda bisa memasangnya di dapur, misalnya genteng kaca sangat cocok untuk rumah minimalis karena rumah pun jadi lebih terang dan tampak luas. Satu lagi, Anda juga bisa menghemat listrik. Genteng tak hanya berfungsi sebagai penutup hunian, tapi juga memberikan karakteristik sendiri untuk rumahnya.

Kelebihan:

  • Membuka cahaya alami.
  • Tampilannya terkesan modern.
  • Melindungi dinding ruangan di bawahnya dari kelembapan dan jamur.

Kekurangan:

  • Gampang Pecah.
  • Bisa membuat suhu ruangan naik jika digunakan secara berlebihan.
  • Model genteng tidak variatif.

Genteng Beton

Anda butuh genteng yang kokoh agar tahan lama dan kuat terhadap cuaca? Nah, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan jenis genteng yang terbuat dari beton.

Genteng beton terbuat dari semen, pasir dan fly ash, yaitu abu bekas pembakaran batu bara. Genteng beton tidak membutuhkan perawatan khusus, dan tahan (amat lama) hingga 50 tahun. Apalagi jika Anda memilih produk yang tepat dan mengaplikasikannya dengan benar. Karena komponen materialnya ini, genteng beton juga tahan dari api serta tidak mudah bocor. Walaupun terbuat dari beton, genteng ini memiliki cukup banyak variasi bentuk dan warnanya, sehingga mudah disesuaikan dengan bentuk rangka atap dan konsep rumah minimalis Anda.

Kelebihan

  • Banyak model pilihan, mulai dari model bergelombang hingga datar.
  • Kualitas dan keawetannya teruji.
  • Tahan cuaca, serangan serang dan kebakaran.

Kekurangan

  • Bobotnya cukup berat.
  • Harganya lebih mahal dari genteng tanah liat.

Genteng Metal

Genteng ini terbuat dari lembaran metal yang di-press membentuk pola seperti genteng. Jenis genteng ini tentunya sangat ringan dan menghemat struktur hunian. Selain cocok dengan tampilan rumah Anda, jenis genteng metal ini juga tahan lama. Cara pemasangannya pun harus ditanam pada balok gording rangka atap dengan sekrup.

Kelebihan:

  • Pemasangannya mudah dan cepat.
  • Hemat material karena ukurannya yang lebar.
  • Dilapisi bahan anti karat.
  • Terbuat dari material anti pecah yang membuat aman dari kebocoran.
  • Tidak perlu dicat ulang terlalu sering karena bahannya anti-lumut.

Kekurangan:

Dari jenis genteng ini adalah tampilannya yang terlihat tidak menarik jika dipasang dengan asal-asalan alias tidak rapi.

Genteng Keramik

Keramik biasanya memang dijadikan bahan membuat tatakan meja atau lantai, tapi kali ini juga dapat jadi opsi genteng rumah Anda. Dengan komposisi warna yang unik atau selaras, Anda dapat membuat ‘topi’ rumah lebih menarik.

Ini lebih cocok untuk Anda yang punya rumah cukup tinggi atau beberapa lantai. Bahan ini dapat membantu menahan terjangan sinar panas matahari. Alhasil rumah tidak akan begitu panas , meskipun sangat terik di luar sana. Bisa juga dijadikan genteng untuk balkon rumah Anda ya.

Kelebihan:

  • Tahan lama.
  • Kuat menahan berat badan manusia.
  • Proses pembakaran dengan suhu 1100 derajat membuat warnanya lebih tahan lama.

Kekurangan:

  • Harus dipasang secara teliti agar tidak terjadi kebocoran.
  • Kemiringan harus minimum 30 derajat agar air mengalir sempurna.
  • Perlu baut agar pemasangannya lebih kuat.

Nah dari ke 6 jenis genteng tersebut anda sekarang mengetahui kelebihan dan kekurangan dari masing – masing genteng. Sekarang saatnya anda memilih genteng mana yang sesuai kebutuhan dan gaya rumah anda, semoga bermanfaat.

Terima Kasih!

Dilihat 1,291 kali, dan 8 hari ini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *